Disiapkan oleh : Maruli Marpaung,M.Th
Bila ditanya apakah kamu mau ke surga?
Pasti semua orang punya kerinduan untuk pergi ke surga. Orang jahat sekalipun bila ditanya demikian
pasti mereka juga suka untuk pergi ke surga. Namun bila ditanya lagi, apakah
kamu sudah yakin akan pergi ke surga? Saya yakin banyak yang ragu-ragu menjawab
pertanyaan ini. Ada yang menjawab “Tidak
Tahu”, yang lain jawab: “ Itu urusan Tuhan”
dan yang lain lagi menjawab: “mudah-mudahan
dan sedang berusaha.” Semua jawaban ini
muncul karena selalu mengingat dosa-dosa yang selalu kita lakukan selama kita
hidup.
Apabila kita
diajak saat ini untuk merenungkan tentang Hidup kekal di surga, kemungkinan
respon kita bisa saja hanya tersenyum karena menganggap itu adalah hal yang tak
perlu untuk saat ini, Hidup sekarang ini adalah perjuangan agar kita bisa
mendapatkan kehidupan yang menyenangkan di dunia, ada juga yang beranggapan
bahwa itu bukanlah urusan kita, jadi kita tidak perlu memikirkan sesuatu yang
bukan urusan kita, yang lain beranggapan bahwa itu adalah tergantung usaha
kita.
Respon-respon
ini merupakan respon yang umum, namun perlu anda ketahui bahwa jika tujuan
hidup anda hanyalah untuk mendapatkan kesenangan di dunia maka sampai kapan
anda berjuang untuk mendapatkannya? apakah kesenangan itu bisa terjamin sampai
selamanya?tentu tidak, pada kenyataannya banyak orang tidak bisa menikmati
kesenangan hidup ditengah-tengah kekayaannya seperti karena: sakit, masalah
keluarga, bencana alam dan lain sebagainya.
Oleh sebab
itu semua manusia tidak bisa menghindar
lagi, di mana suatu hari kelak kita semua akan meninggalkan dunia ini dan akan
masuk ke dalam kekekalan dan pilihan hanya dua yaitu Hidup kekal atau Kematian
kekal, atau dengan kata lain Surga atau
Neraka. Dan pasti semua manusia tidak
mau masuk neraka melainkan masuk surga. Yang menjadi pertanyaan kita adalah “
Bagaimana caranya kita bisa memiliki hidup kekal atau surga?”
Dalam nats kitab
suci dikatakan ,” Semuanya itu kutuliskan kepada kamu, supaya kamu yang
percaya kepada nama Anak Allah, tahu, bahwa kamu memiliki hidup yang kekal. ” Nats ini
menunjukkan bahwa hidup kekal itu sudah dipersiapkan kepada orang yang percaya.
Melalui Tuhan Yesus yang adalah Allah, “Dia yang tidak mengenal dosa telah
dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh
Allah.” Kasih Allah yang begitu besar kepada kita manusia. Allah mau agar kita
semua bisa diselamatkan. Allah mengutus AnakNya yang tunggal yaitu Yesus
Kristus ke dunia ini menjadi sama dengan manusia. Dan bahkan rela menanggung
dosa yang seharusnya kita tanggung. Di
kayu salib Yesus mengatakan, “ SUDAH SELESAI” artinya
sudah lunas dibayar semua dosa-dosa kita. Dia membayar dosa kita bukan dengan
barang fana, emas perak tetapi dengan darahNya yang mahal. KematianNya menjadi
perdamaian antara manusia dengan Allah.
Jadi Yesus Kristus
mengerjakan apa yang tidak bisa kita kerjakan. Sekarang Ia menawarkan
keselamatan itu kepada saudara dan saya. Keselamatan adalah Anugerah Allah atau pemberian Allah, dan
bukan hasil pekerjaan kita. Kita
menerimanya dengan Iman agar jangan ada orang yang memegahkan diri. Kita tidak
perlu membayarnya karena semuanya adalah Cuma-Cuma pemberian Allah.
Bagaimana dengan anda sekarang, apakah anda meyakini saat ini bahwa saudara
tidak mampu menyelamatkan diri saudara sendiri, Hanya Tuhan Yesus yang sanggup
menebus dosa saudara. Dia telah menyiapkan surga yaitu tempat kediaman saudara sampai
selama-lamanya. Saat ini Dia ada di depan pintu hati saudara, dengan sabar Ia
mengetuk dan menanti saudara membuka pintu hati
saudara bagi Dia. Dalam kitab suci Yesus berkata,” dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti
tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut
mereka dari tangan-Ku. ”
Sekarang
ini berdoalah dan katakan:
“ Tuhan Yesus, terima kasih atas anugerahMu
yang sangat besar dalam kehidupan saya. Saya orang yang berdosa, saat ini
sayamenyadari bahwa saya tidak dapat menebus dosa saya sendiri.Pada saat ini
saya percaya kepadaMu Ya Yesus. Aku mau menerima Engkau sebagai Tuhan dan
Juruselamatku. Aku percaya bahwa Engkau sudah menebus dosaku di kayu salib.
DarahMU tercurah untuk menebus dosa saya, sehingga saya bisa mendapatkan tempat
yang kekal di surga.Di dalam Nama Yesus.AMIN”
Selamat datang dalam Keluarga Allah,
saat ini saudara sudah disebut Anak Allah,karena ada
tertulis “Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi
anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam namaNya”
*****TUHAN YESUS MEMBERKATI******